Wednesday, 28 October, 2020

Peringkat Pendidikan di Indonesia, Kalah Dari Malaysia


Peringkat Pendidikan di Indonesia, Kalah Dari Malaysia

Dialeka.com, JakartaPendidikan di Indonesia berada di peringkat 67 dari 125 negara di dunia, sementara di ASEAN, Indonesia dilansir Deutsche Welle, menempati posisi lima, masih kalah dari negara terdekat, seperti Malaysia, Singapura ataupun Brunai Darussalam.

Sementara, Global Talent Competitiveness Index(GTCI) adalah pemeringkatan daya saing negara berdasarkan kemampuan atau talenta SDM yang dimiliki suatu negara, menempatkan Indonesia pada posisi ke enam dengan skor 38,61, posisi pertama diduduki Singapura dengan skor 77,27. Disusul oleh Malaysia dengan skor 58,62, Brunei Darussalam 49,91, dan Filipina dengan skor 40,94.

indikator penilaian indeks ini adalah pendapatan per kapita dalam suatu negara, pendidikan, infrastruktur teknologi komputer informasi, gender, lingkungan, tingkat toleransi, hingga stabilitas politik.

Dilihat dari Kondisi Pendidikan Indonesia saat ini, Berdasarkan Education Index yang dikeluarkan oleh Human Development Reports, dilansir Tirto.id. pada tahun 2017, Indonesia ada di posisi ketujuh di ASEAN dengan skor 0,622. Skor tertinggi diraih Singapura, yaitu sebesar 0,832. Peringkat kedua ditempati oleh Malaysia dengan raihan skor 0,719 dan disusul oleh Brunei Darussalam dengan skor 0,704. Pada posisi keempat ada Thailand dan Filipina, keduanya sama-sama memiliki skor 0,661.

Angka-angka tersebut dihitung menggunakan Mean Years of Schooling dan Expected Year of Schooling, rata-rata lama sekolah dalam setiap negara.

Singapura adalah negara yang memiliki rata-rata paling lama dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, yaitu 11,5 tahun. Disusul Malaysia dengan rata-rata lama sekolah sebesar 10,2 tahun. Lalu, Filipina memiliki rerata lama sekolah sebesar 9,3 tahun. Sementara itu, Indonesia, rata-rata lama sekolahnya adalah 8 tahun. Di bawah Indonesia adalah Thailand dengan rata-rata 7,6 tahun, Laos 5,2 tahun, Myanmar 4,9 tahun, dan Kamboja 4,8 tahun.

Dari tiga kompetensi dasar yaitu membaca, matematika dan sains, berdasarkan laporan PISA (Programme for International Student Assessment), Indonesia berada di urutan ke 62 di dunia di bidang sains, 63 dunia di bidang matematika, dan 64 di bidang membaca. Berada di bawah Singapura, Vietnam, dan Thailand.

PISA adalah parameter untuk mengevaluasi sistem pendidikan dari 79 negara di seluruh dunia, setiap tiga tahun sekali melakukan survei terkait kemampuan siswa yang berusia 15 tahun secara acak dalam tiga bidang, yakni membaca, matematika, dan sains. Survei ini diinisiasi Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD).

 

0 comments on “Peringkat Pendidikan di Indonesia, Kalah Dari Malaysia

Leave a Reply

Your email address will not be published.