Tuesday, 27 October, 2020

Saat Pandemi, Kak Seto Minta Kurikulum Pendidikan Diubah


Dialeka.com, Jakarta. Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi meminta agar kurikulum pendidikan yang dipakai saat pandemi Covid-19 ini diganti dengan kurikulum darurat sebagaimana situasi saat ini.

Menurut kak Seto, sapaan akrab Seto Mulyadi, situasi darurat seperti ini, baik anak-anak maupun orangtua, rentan mengalami stress yang seharusnya hal tersebut tidak boleh terjadi.

“Kurikulum sekarang dalam situasi darurat. Jadi mohon kurikulumnya juga darurat,” ujar Seto dalam webinar yang digelar Kemen PPPA, Rabu (3/6).

Kak Seto mengatakan, kurikulum darurat yang dimaksud adalah kurikulum yang tidak mengharuskan anak untuk mengejar target.

Karena dengan demikian, akan berdampak kepada psikologi anak-anak.

“Tidak harus selalu mengejar target dulu. Jangan sampai anak tercapai semua target kurikulum, tapi kemudian mohon maaf, harus konsultasi dengan rumah sakit jiwa karena anak stres,” tutur Seto.

Oleh sebab itu, dalam situasi pandemi saat ini, yang nomor satu harus dilakukan adalah menyelamatkan jiwa putra-putri selain kesehatan fisiknya.

Selain anak, orangtua sendiri harus memperhatikan kesehatan jiwanya agar tetap bisa membimbing anak-anaknya di masa pandemi Covid-19.

“Kunci utama kita dalam pengasuhan yang berpijak pada anak adalah kreatif,” kata Seto.

Suasana kreatifitas membantu anak-anak agar terhindar dari stres, karena itu kak Seto menganjurkan agar orangtua tidak boleh membimbing putra-putrinya belajar dengan cara kekerasan walaupun saat ini suasananya sedang belajar dari rumah.

0 comments on “Saat Pandemi, Kak Seto Minta Kurikulum Pendidikan Diubah

Leave a Reply

Your email address will not be published.