Wednesday, 28 October, 2020

UN Ditiadakan, Jokowi Akan Melakukan Evaluasi Standar Pendidikan


UN Ditiadakan, Jokowi Akan Melakukan Evaluasi Standar Pendidikan

Dialeka.com, Jakarta. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memerhatikan standar pendidikan di Indonesia di saat meluasnya Covid Р19. Menurutnya, saat ini Ujian Nasional (UN) ditiadakan karena untuk memutus mata rantai, maka hal ini menjadi waktu yang tepat bagi pemerintah untuk mengevaluasi standar pendidikan di Indonesia.

” Ditiadakannya Ujian Nasional 2020 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional,” tulis Jokowi dalam akun Twitter resmi miliknya, Jum’at (3/4).

PISA( Programme for International Student Assessment) melakukan survei pada 2018, hasil survei tersebut mengungkapkan bahwa ada tiga persoalan pendidikan di Indonesia sebagai dikutip oleh Jokowi. Pertama ; besarnya persentase murid berprestasi rendah, kedua ; tingginya persentase siswa mengulang kelas, dan ketiga ; tingginya ketidak hadiran siswa di kelas.

Dalam hal ini, menurut Jokowi diperlukan langkah-langkah perbaikan yang menyeluruh dalam dunia pendidikan di Indonesia. Mulai dari peraturan, regulasi, anggaran, infrastruktur, Menejemen sekolah, bahkan masalah kualitas dan beban administratif guru.

” diperlukan langkah-langkah perbaikan yang menyeluruh dalam dunia pendidikan di Indonesia. Baik aspek peraturan, regulasi, anggaran, infrastruktur, Menejemen sekolah, maupun masalah kualitas dan beban administratif guru,” pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi memutuskan meniadakan UN menyusul persebaran Covid – 19 di Indonesia yang semakin luas dan memakan banyak korban.

“Presiden Joko Widodo memutuskan meniadakan UN Tahun 2020 yang sebelumnya sudah ada kesepakatan UN dihapus mulai tahun 2021,” kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman melalui keterangan tertulis, Selasa (24/3).

 

0 comments on “UN Ditiadakan, Jokowi Akan Melakukan Evaluasi Standar Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published.