Saturday, 24 October, 2020

23 Perusahaan Ditutup Karena Melanggar Aturan PSBB


23 Perusahaan Ditutup Karena Melanggar Aturan PSBB

Dialeka.com, Jakarta. Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta menutup Sebanyak 23 perusahaan karena melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penularan Covid – 19.  

Hasil inspeksi mendadak (sidak), 23 perusahaan atau tempat kerja dilakukan penutupan sementara. Perusahaan itu tersebar di empat wilayah, yakni Jakarta Pusat (7), Jakarta Barat (11), Jakarta Utara (4), dan Jakarta Selatan (1).

Perusahaan yang ditutup itu di luar sektor yang dikecualikan selama PSBB sehingga dinilai melanggar aturan. Sebanyak 23 perusahaan atau tempat kerja itu tidak termasuk di dalamnya. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah mengatakan penutupan sementara itu dilakukan karena berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 Pasal 10, hanya ada 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama PSBB.

Dia menjelaskan, 11 sektor itu adalah kesehatan, bahan pangan/makanan/minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu serta kebutuhan sehari-hari. 

“23 perusahaan itu ditutup hingga PSBB selesai,” kata Andri, Jumat (17/4).

Selain perusahaan yang ditutup dan tersebar di empat wilayah, ada 126 perusahaan yang diberi peringatan. Namun demikian, dia menyebut belum bisa menjabarkan pada publik jenis perusahaan yang diberi peringatan hingga ditutup tersebut. 

“Untuk jenis usahanya belum bisa diumumkan,” kata dia.

Andri mengimbau kepada seluruh perusahaan yang tidak diizinkan buka saat masa PSBB untuk mematuhi aturan dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020, sebab kini tingkat penyebaran virus corona (Covid-19) sudah amat mengkhawatirkan. 

“Lebih baik di rumah saja. Posisinya sudah gawat,” ujarnya. 

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta mencatat masih ada 200 perusahaan yang tetap beroperasi. 

Perusahaan-perusahaan itu tetap beroperasi setelah memperoleh izin dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). 

“Yang jelas, perusahaan yang termasuk tidak dikecualikan. Tapi (200 perusahaan) mendapat izin dari Kemenperin ya,” ujarnya.

 

0 comments on “23 Perusahaan Ditutup Karena Melanggar Aturan PSBB

Leave a Reply

Your email address will not be published.