Tuesday, 20 October, 2020

Kebijakan Jokowi Mencegah Penyebaran Covid-19


Kebijakan Jokowi Mencegah Penyebaran Covid-19 Dialeka

Dialeka.com, Jakarta. Penyebaran Covid-19 di Indonesia semakin menanjak, info terbaru yang disampaikan oleh juru bicara penanganan Covid -19 di Indonesia Achmad Yurianto di Graha BNPB, kasus saat ini telah mencapai 172 per Selasa, 17 Maret 2020. Dilansir Kumparan.

Menyikapi hal ini, apa saja kebijakan Jokowi untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini. Berikut beberapa kebijakan Jokowi mencegah penyebaran covid – 19.

  1. Tracing atau pelacakan jejak kontak dekat (close contact) pasien positif Covid-19.

Achmad Yurianto selaku juru bicara pemerintah dalam penanganan Covid-19 menyampaikan bahwa satu-satunya cara adalah tracing dan mencari kasus positif untuk kemudian melakukan isolasi agar tidak jadi penyebaran baru di lingkungan masyarakat.

” satu-satunya cara adalah tracing harus dilakukan lebih kencang lagi dan kemudian berusaha mencari kasus positif untuk kemudian kita isolasi agar tidak jadi penyebaran baru di lingkungan masyarakat, ini yang lebih kita giatkan lagi, ” ujar Yurianto dalam konferensi pers, Kamis (12/3).

Tracing yang dilakukan pemerintah kini sudah sampai dibeberapa wilayah.

“Jakarta di DKI, Jawa barat di sekitar DKI, termasuk Bandung. Kemudian Tangerang, kemudian Jawa Tengah ini kami sudah dapatkan kasusnya. Kemudian di Solo, Yogyakarta, di Bali, di Manado, di Pontianak,” kata Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3).

  1. Pemerintah juga telah melakukan pencegahan terhadap WNA yang datang dari luar negeri melalui pihak Imigrasi dan telah menerbitkan pemberian visa dan izin tinggal.

” total yang sudah kami tolak 126 orang. Penolakan ini tentang waktu dari enam Februari hingga 10 Maret 2020, ” ujar Pelaksana tugas Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Jhoni Ginting.

Jhoni menambahkan, para WNA itu langsung dideportasi hari itu juga. Bila tidak ada penerbangan, WNA diserahkan sementara ke kantor kesehatan pelabuhan.

  1. Merubah proses belajar mengajar dengan dilakukan dari rumah.

” untuk mengatasi penyebaran Covid – 19 membuat kebijakan belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa, sebagian ASN bisa kerja dari rumah dengan online dan mengutamakan pelayanan prima dari masyarakat,” kata Jokowi di Istana Bogor, Minggu(15/3).

  1. Menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang banyak dan meningkatkan pelayanan pengetesan infeksi Covid -19 dan pengobatan secara maksimal.

” kemudian menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan peserta yang banyak orangnya dan meningkatkan pelayanan pengetesan infeksi Covid – 19  dan pengobatan secara maksimal,” himbau Jokowi, Minggu (15/3).

  1. Sosial distancing atau saling menjaga jarak.

Menurut Jokowi Sosial distancing adalah hal yang paling penting dalam mencegah penyebaran Covid-19.

” yang paling penting sosial distancing, bagaimana kita menjaga jarak,” saran Jokowi.

  1. Pemerintah telah membentuk gugus tugas percepatan penanganan Covid – 19 yang diketuai oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Doni Monardo. 

 

0 comments on “Kebijakan Jokowi Mencegah Penyebaran Covid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published.