Wednesday, 28 October, 2020

Melarang Warga Keluar – Masuk Jakarta, 13 Titik Perbatasan Dijaga Ketat Petugas


Dialeka.com, Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang warga Jakarta untuk tidak keluar ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Begitupun dengan warga dari luar Jabodetabek juga dilarang masuk ke Jakarta.

Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Dalam hal ini, Pemprov DKI telah menyiagakan petugas untuk melakukan penyekatan di 13 titik lokasi perbatasan guna memperketat warga yang ingin keluar Jabodetabek atau hendak kembali ke Ibu Kota.

Kadishub Pemprov DKI Jakarta Syafrin Lipoto mengatakan, lokasi penyekatan tersebut akan dijaga petugas 24 jam agar tak ada warga yang bisa masuk jika tak miliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

“Mulai Jumat 22 Mei 2020 seluruh lokasi penyekatan harus dilakukan penjagaan selama 24 jam, tidak boleh terjadi kekosongan pada lokasi-lokasi penyekatan,” kata Syafrin, Sabtu (23/5).

Ia menuturkan, pihaknya akan melakukan tindakan secara persuasif-humanis kepada warga yang ingin masuk Jakarta pada 22-24 Mei 2020.

“Tindakan yang diambil di lapangan adalah persuasif-humanis,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan, selain harus menunjukkan SIKM, warga dapat masuk atau keluar Jakarta dengan menunjukkan surat tugas yang dikecualikan, bisa dengan surat keterangan sehat dan KTP.

“Bagi warga yang akan melintasi dan belum bisa menunjukan SIKM namun dapat menunjukan surat tugas untuk kegiatan yang dikecualikan, surat keterangan sehat, KTP masih diperbolehkan melintas,” jelasnya.

0 comments on “Melarang Warga Keluar – Masuk Jakarta, 13 Titik Perbatasan Dijaga Ketat Petugas

Leave a Reply

Your email address will not be published.