Wednesday, 28 October, 2020

Warga Pamekasan Terinfeksi Corona, Badrut: Itu Hoaks


Warga Pamekasan Terinfeksi Corona, Badrut: Itu Hoaks

Dialeka.com, Madura. Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Badrut Tamam memberi penegasan bahwa warganya di Pamekasan belum ada yang terinfeksi virus corona, hal ini ia sampaikan karena menerima pesan berantai yang mengatakan bahwa ada warganya yang terpapar virus corona.

“Ada beberapa chat suara masuk ke saya, bahwa di beberapa desa banyak terinfeksi virus corona, itu semuanya hoaks,” kata Badrut Tamam, Minggu (22/3).

Badrut mengklaim bahwa tidak ada warganya yang terinfeksi virus corona, ia mengaku mendapat informasi dari pihak rumah sakit dan dokter yang menangani.

“Di kabupaten ini, belum ada yang terpapar virus corona. Ini didapat dari informasi rumah sakit dan dokter yang menangani,” katanya.

Badrut juga menyampaikan bahwa ada banyak warga Pamekasan disebut merasakan gejala. Hanya saja, kepastian bahwa gejala tersebut adalah penyakit Covid-19 atau bukan, hanya bisa diketahui melalui uji laboratorium yang dilakukan dokter juga rumah sakit.

“Yang tahu bahwa terpapar di bawah pantauan itu dokter. Saya pun sebagai Bupati tidak tahu, kecuali dokter, dan dokter itu sampelnya mengambil dari laboratorium,” ujarnya.

Sebagaimana unggahan terupdate virus corona di laman website khusus virus corona Pemprov Jawa Timur  pada Minggu 22 Maret 2020, Kabupaten Pamekasan belum ada kasus positif Covid-19 meski ada satu pasien dalam pengawasan (PDP) dan 34 orang dalam pengawasan (ODP).

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Pamekasan sendiri telah membentuk Satuan tugas (Satgas) Covid-19 yang terdiri dari Sekretaris Daerah, Direktur Rumah Sakit, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala BPBD, guna mencegah dan mengawasi segala aktivitas masyarakat yang terindikasi mau pun terinfeksi virus corona.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pamekasan melakukan tes virus corona terhadap seorang pasien yang meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo pada Jumat (20/3). Satgas Covid-19 Pamekasan akan membawa spesimen pasien ke Surabaya, Jawa Timur.

“Kami akan uji laboratorium dulu, apakah benar terinfeksi virus corona,” kata Bupati Pamekasan Badrut Tamam di Pendopo Ronggo Sukowati, Jumat (20/3) malam.

Badrut mengatakan pasien yang meninggal itu masih berusia belasan tahun. Pasien ini pernah tinggal di Malang, Jawa Timur. Namun karena sakit keluarganya meminta untuk dibawa pulang.

 

0 comments on “Warga Pamekasan Terinfeksi Corona, Badrut: Itu Hoaks

Leave a Reply

Your email address will not be published.