Wednesday, 28 October, 2020

Defisit Stok Beras Di 7 Provinsi, Jokowi Minta Pendistribusian Dilakukan Dengan Baik


Dialeka.com, Bogor. Presiden Joko Widodo mengaku bahwa ada sejumlah daerah yang mulai terganggu terkait adanya larangan penerbangan pesawat komersil di tanah air, Karena berdampak pada pendistribusian pangan di tengah pandemi virus corona.

Disampaikan Jokowi dalam Rapat Terbatas Pembahasan Antisipasi Kebutuhan Bahan Pokok melalui video conference di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/4).

“Memang saya mendengar ada satu sampai dua (daerah) yang sudah mulai terganggu terutama yang berkaitan dengan transportasi pesawat. Karena yang namanya pesawat kalau yang jalan hanya kargonya saja, penumpangnya tidak, tentu saja hitung-hitungannya akan sangat sulit. Karena sebetulnya kargo itu mengikuti pesawat yang berpenumpang,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, larangan penerbangan komersil dimulai sejak tanggal 24 April sebagaimana larangan mudik lebaran yang sudah dikeluarkan pemerintah pusat untuk memutus penyebaran virus corona.

Jokowi tidak menyebutkannya yang spesifik mengenai daerah yang dimaksud. Hanya saja, dia mengingatkan pada kementerian terkait untuk bisa memastikan distribusi pangan antarprovinsi ini tidak boleh terganggu.

“Ini tolong betul-betul kita exercise, sehingga jangan sampai distribusi bahan-bahan pokok, bahan-bahan yang penting itu terganggu. Karena kita sekali lagi adalah negara kepulauan,” kata dia.

Jokowi akan terus mengecek distribusi pangan ke daerah-daerah. “Saya akan cek terus ini karena dengan penerapan PSBB dari beberapa provinsi beberapa kabupaten, kota,” tuturnya

Selain itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu membeberkan stok beras di daerah, bahwa ada tujuh provinsi defisit beras dan defisit jagung di 11 provinsi.

Kemudian stok cabai mengalami defisit yang besar di 23 provinsi, stok cabai rawit defisit di 19 provinsi dan stok bawang merah diperkirakan juga defisit di 1 provinsi.

“Dan stok telur ayam defisit di 22 provinsi. stok untuk minyak goreng diperkirakan cukup untuk 34 provinsi tapi untuk stok gula pasir diperkirakan defisit di 30 provinsi dan stok bawang putih diperkirakan defisit di 31 provinsi,” kata dia.

Jokowi juga meminta agar pendistribusian dilakukan dengan baik, sehingga kebutuhan pokok di daerah yang mengalami defisit bisa disuplai.

“Pastikan distribusinya baik sehingga daerah yang mengalami defisit kebutuhan pokoknya dapat disuplai melalui distribusi dari daerah yang surplus,” katanya.

0 comments on “Defisit Stok Beras Di 7 Provinsi, Jokowi Minta Pendistribusian Dilakukan Dengan Baik

Leave a Reply

Your email address will not be published.