Tuesday, 20 October, 2020

Politik Transaksional, Mahfud MD: Hukum Akan Ditegakkan dengan Cara Kolutif


Politik Transaksional, Mahfud MD: Hukum Akan Ditegakkan dengan Cara Kolutif

Dialeka.com, Yogyakarta. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan bahwa setelah lima tahun reformasi perekrutan politik di Indonesia dipenuhi dengan traksional.

Oleh sebab itu, dia mendorong sistem perekrutan politik diperbaiki untuk memutus mata rantai perilaku korupsi.

“Reformasi itu tiga sampai empat tahun rekrutmen politiknya baik, tapi masuk tahun kelima dan seterusnya sudah sangat transaksional,” kata Mahfud dikutip dari Antara, Yogyakarta, Jumat (3/7).

Menurut Mahfud, korupsi merupakan perilaku yang bertentangan dengan jati diri bangsa dan ideologi Pancasila. Tetapi lanjut dia, masih banyak politikus yang melukan korupsi politik, bahkan demokrasi menjadi komoditas untuk korupsi.

“Banyak orang itu kalau di pemerintahan jadi korupsi politik, di mana demokrasi jadi alat korupsi. Korupsi dibicarakan secara demokratis sehingga dianggap sesuatu yang wajar,” kata Mahfud.

politik dan hokum, menurut Mahfud memiliki hubungan yang erat karena hukum adalah produk politik. Jika rekrutmen politiknya baik maka hukumnya juga akan baik.

“Jika rekrutmen politiknya transaksional maka hukum akan ditegakkan dengan cara kolutif,” kata dia.

Ia berharap korupsi jangan sampai dianggap sebagai budaya. Keduanya tidak bisa dipertemukan karena korupsi adalah kejahatan, sementara budaya merupakan hasil cipta, rasa, dan karsa manusia dan biasanya merupakan sesuatu yang positif.

“Apalagi selama ini kita mengklaim bahwa budaya Indonesia adalah budaya yang adiluhung,” kata dia.

0 comments on “Politik Transaksional, Mahfud MD: Hukum Akan Ditegakkan dengan Cara Kolutif

Leave a Reply

Your email address will not be published.